Rindu mampu mengukir angan
Rindu mampu menggores kenangan
Semua tentang rindu, setiap kejadian yang terukir, kenangan akan
membekas setelahnya, dan rindu pun akan hadir setelahnya juga.
Sederhana, menepis rindu, menghapus kenangan tak ada rumusnya. Terkecuali
jika dirimu amnesia.
Jangan berani membuat harimu indah dikala takut dilanda rasa rindu
yang mencekam, namun bukankah di dunia ini saling berpasang, pasangan ? Yah …
di dunia ini berpasangan. Setelah hari yang indah dilalui maka kenangan dan
rindu akan bersanding mengisi ruang memori.
Sedikit tentang rindu, walau diriku bukanlah penikmat rasa,
walaupun diriku bukan pecandu kebersamaan, namun aku pun memiliki bilik
kenangan yang senantiasa mengulik ulik pikiran untuk dituangkan ke dalam
secangkir rindu.
Jadi, ketika rindu melanda apa yang ingin dilakukan ?
Mengulangnya ?
Tak mungkin kan, mengulang suatu kejadian, masa, di tempat yang
sama. Kamu rindu dengan suasana eSDe mengenakan seragam putih merah, duduk di
bangku yang panjang sembari mulut terkatup rapat karena belum pandai bergaul, berbasa
basi, akankah peristiwa itu ingin diulang kembali ketika rindu datang menyapa ?
Tentu tidak, hanya sekadar mengingat
dengan sedikit siraman senyum sembari
bersenda gurau bersama ingatan. Itulah rindu, menggerogoti relung hati,
menjadikannya tergores, sakit.
@Syah …
#goresanHatiygMembisu
Tanah Daeng, 02 April 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar